KEBONSIRIH (BJN) - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, 6 Februari 2023, mengumumkan pemenang Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2023 di TVRI. Pengumuman yang disampaikan dalam gelar wicara berjudul ‘‘Dialog Khusus Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2023 dan Hari Pers Nasional (HPN) 2024” itu, selain menghadirkan Ketua Panitia HPN 2024 Marthen Selamet Susanto dan Rita Sri Hastuti (Ketua Panitia Tetap Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2023), juga Sigit Wijatmoko (Asisten Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta), Marolli J. Indarto (Plt. Direktur IK Polhukam-DJIKP Kominfo), serta A. Sapto Anggoro (Ketua Komisi Penelitian, Pendataan, dan Ratifikasi Dewan Pers).

Para narasumber mengakui bahwa saat ini dunia media massa mendapat tantangan besar, terutama soal teknologi yang sudah banyak dipengaruhi artificial intelligence atau kecerdasan buatan. “Memang harus kita akui, ekspansi media sosial dan media online masif, tapi pemerintah terkait pers sudah membangun ekosistem dengan baik. Pemerintah senantiasa mendukung pers yang memberitakan berita secara berimbang, sekaligus menjadi kontrol dan menyuarakan kebutuhan masyarakat," ungkap Marolli J. Indarto.  

Sementara anggota Dewan Pers Sapto Anggoro menyebut tantangan terbesar insan pers saat ini adalah bertahan menghadapi derasnya arus teknologi. "Saya yang biasa mengurusi pendataan, melihat tantangan terbesarnya adalah memperkuat independensi pers. Kenyataannya, saat ini media yang terverifikasi masih sekitar 1800an media, tapi melihat jumlah tersebut, yang berkualitas tidak lebih 10 persen saja", ungkapnya. "Kita juga menghadapi tantangan lain yaitu teknologi. Hari-hari ini tantangannya adalah menaklukkan AI. Sebab yang terpenting bagi media hanya satu, yaitu kredibilitas. Kalau tidak kredibel, habis. Ini tantangan kita bersama," tambah Sapto.

Berangkat dari hal tersebut, maka pelaksanaan Hari Pers Nasional 2024 --- yang salah satu komponennya adalah Anugerah Jurnalistik Adinegoro--- memberikan perhatian khusus kepada perkembangan teknologi informasi. Berbagai acara yang digelar memberikan porsi mengenai arah media ke depan di era digital. 

iklan sidebar-1

"Kita harus bisa mengelola tantangan. Jakarta kembali menjadi tuan rumah HPN 2024 setelah tahun 2021 saat Covid menderas. Hal itu sejalan dengan cita-cita Jakarta untuk menjadikan HPN kali ini sebagai momentum bersama menghadapi tantangan teknologi informasi,” ungkap Sigit Wijatmoko selaku Asisten Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta.  

Dialog Khusus Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2023 dan HPN 2024 yang disiarkan secara langsung oleh TVRI tersebut, juga memberikan sesi khusus untuk pengumuman pemenang. Seluruh narasumber yang hadir lantas membacakan satu per satu nama pemenang masing-masing kategori. Ada tujuh kategori yang dilombakan dalam Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2023 dengan tema, ‘Merawat Semangat Kebangsaan dan Demokrasi‘. Sedangkan juri Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2023, terdiri atas Dr. Artini; Wina Armada; Jimmy Silalahi; Priyambodo; Kabul Budiono; Merdi Sofansah dan Tagor Siagian.

Panitia menyediakan hadiah Rp 35 juta untuk pemenang tiap kategori, trofi Anugerah Jurnalistik Adinegoro, serta piagam penghargaan dari PWI/Panitia HPN 2024. Hadiah akan diserahkan di hadapan Presiden Joko Widodo pada acara puncak HPN 2024 di Ecovention Park Ancol, Jakarta, pada 20 Februari mendatang.

Ketua Panitia HPN 2024 Marthen Selamet Susanto menambahkan bahwa peringatan acara puncak HPN biasanya digelar 9 Februari dan bertepatan dengan hari lahir PWI. "Kita berharap Pemilu dan Pilpres 14 Februari bisa kita jaga bareng-bareng. Karena itu khusus tahun 2024 ini, perayaan acara puncak HPN yang bertemakan "Mengawal Transisi Kepemimpinan Nasional dan Keutuhan Bangsa" digeser menjadi tanggal 20 Februari," ujar Marthen. Beberapa agenda acara menuju ke acara puncak HPN, termasuk Konvensi Media Massa dipusatkan di Candi Bentar Ancol mulai 17 hingga 19 Februari 2024.