(Foto.HumasIPJIKab.Bogor)
MATARAM (BJN) - Investasi di NTB semakin lesu. Terlebih sejak Covid-19 ini mewabah hingga ke Bumi Gora.
"Ini memang bencana paling sulit", kata Ketua DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) NTB, Ni Ketut Wolini.
Dengan adanya bencana non alam Covid-19, hampir semua pengusaha terdampak. Dalam sekejap sebagian besar tutup sementara, terutama usaha bidang pariwisata. "Anggota APINDO saat ini ada 650 anggota. Nah, 40 persennya sudah tutup saat ini, tapi tidak permanen", jelasnya.




