BOGOR (BJN) -  Kegiatan betonisasi jalan termasuk pengaspalan/hotmik disertai pembangunan drainase di Desa Tarikolot, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor dengan menggunakan anggaran program bantuan keuangan infrastruktur Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2024 sebesar 1 milyar telah di laksanakan dengan masa pengerjaan yang telah di tentukan.

Tujuan dari Pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur jalan dan drainase ini merupakan wujud dari kepedulian dan perhatian pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat Kabupaten Bogor,  guna mendongkrak tingkat perekonomian, serta kenyamanan, termasuk waktu tempuh yang efektif dalam beraktivitas sehari- hari tanpa hambatan, dan tentunya sangat bermanfaat bagi masyarakat desa Tarikolot khususnya dan masyarakat lain pada umumnya.

iklan sidebar-1

Begitu juga waktu awak media turun ke objek lokasi kegiatan, Rabu 11/12/2024 tepatnya berada di Kp. Babakan RW. 002 dan RW. 005 memang terlihat sarana jalan yang telah di betonisasi sesuai dengan spesifikasi pengerjaan yang telah ditentukan, dengan ukuran 300 M x 3 M x 0, 1 M, hal ini juga terlihat dari papan kegiatan juga bahan material yang digunakan baik itu ketebalan, lebar, termasuk panjang yang kesemuanya sudah mengacu pada standarisasi pengerjaan.

Sedangkan untuk pengaspalan/hotmik jalan yang berlokasi di Kp. Sabur RW. 006 dengan ukuran 400 M x 3 M x 0, 3 M, juga sudah sesuai dengan spek yang telah ditentukan, sehingga kualitas dari pembangunan jalan tersebut memang dikerjakan oleh tenaga kerja profesional dan handal dengan pengawasan efektif.

Hal yang sama juga terkait dengan pembangunan drainase yang terletak di Kp. Tangkolo RW. 008 dengan ukuran,  360 M x 1 M x 1 M dengan menggunakan bahan material yang berkualitas, peruntukannya untuk menanggulangi potensi banjir termasuk sampah/limbah yang menggenang di area pembuangan, sehingga perlu dilakukan antisipasi dengan cara membangun drainase. Saat awak media beritajejaring.co.id temui Camat Citeureup, dilokasi pembangunan dia mengatakan, sudah tepat dan sesuai dengan harapan yang diinginkan.

Sementara itu,  beberapa warga masyarakat yang ada di tiga lokasi, juga mengatakan sangat senang dan bangga dengan adanya pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur diwilayahnya  karena  sebelum dibangun jalan dan drainase diwilayah kami dan aktivitas keseharian sering terganggu dan tertunda,  karena jalan jelek dan berlubang bahkan jarak tempuh menjadi terhambat, juga terkadang mengakibatkan kecelakaan yang terjadi yaitu sepeda motor pengguna jalan ada yang terjatuh.