Jakarta (BJN) - Bima Wp selama ini dikenal sebagai gitaris yang kerap tampil mengiringi aksi panggung Nugie di televisi maupun off air, kini melangkah jadi produser musik. Single perdana grup band Aldrix berjudul Menghilang Dengan Waktu yang diproduseri Bima Wp dirilis pada Minggu, 20 Agustus 2023 di YouTube Channel Aldrix ID.

Bima Wp saat diwawancarai pada Selasa (22/8/2023) mengatakan termotivasi menjadi seorang produser musik. Motivasinya berawal dari melihat David Foster yang banyak menangani penyanyi atau band hebat dunia dengan genre musik yang cukup berbeda.

“Dengan tangan dinginnya, David Foster bisa meramu dan memberikan nyawa ke karya-karya yang ia buat untuk orang lain tanpa menghilangkan rasa dari si penyanyi atau band tersebut. Saya juga mendengarkan karya-karya Hans Zimmer. juga produser-produser lainnya. Kalau di Indonesia, saya dengarkan Pay Burman dan lainnya, tanpa melupakan saya juga seorang gitaris,” kata Bima Wp.

iklan sidebar-1

Dengan skill bermain gitar yang dimiliki, Bima Wp ingin lebih mengembangkan lagi kemampuannya bermusik. Walaupun prosesnya tidak mudah, Bima Wp malah ingin lebih mendalaminya, dengan mempelajari alat musik selain gitar, komposisi, sound, karakter player, mixing, mastering, dan lainnya.

Makin sulit sebuah garapan musik dipelajari, Bima Wp malah makin jatuh cinta untuk belajar dan latihan terus menerus dan ia sangat menikmatinya. Bima Wp merasa seperti orang yang suka bermain game, semakin sulit level sebuah game makin penasaran untuk melewatinya.

Seperti dijelaskan oleh Bima Wp, Aldrix punya empat personal, di vokal Kevin Samuel, jebolan The Voice Indonesia tahun 2016 di bawah bimbingan coach Kaka Slank. Di Bass ada Ninyo Richy, kepiawaiannya bermain bass juga sempat membuatnya bergabung dengan beberapa band label Indonesia, dan sering terlibat beberapa project bersama Kevin Samuel. Di Drum ada Rendy Suryadi, ia sering menjadi session musisi-musisi Indonesia termasuk Nugie, juga sering terlibat project musik bersama Bima Wp, Gitaris Aldrix.

Grup band Aldrix terbentuk berawal dari pertemanan, mereka sepakat untuk membuat grup band yang berlandaskan kekeluargaan tanpa mengesampingkan sisi profesional dalam menjalankan band tersebut. Mereka juga membuat management sendiri untuk Aldrix yang para personalnya menyukai genre Rock. Mereka pun sepakat membuat musik yang tentunya happy untuk mereka mainkan, tanpa terkontaminasi dari orang lain, tapi tidak menutup kritik dan saran untuk mereka.