BOGOR (BJN) - Dukcapil Goes to School kembali digelar, kali ini lokasi yang didatangi yakni di SMAN 1 Kota Bogor di jalan Ir. H. Juanda, Kecamatan Bogor Tengah.
Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim secara langsung menyerahkan 'hadiah spesial' kepada salah satu siswa yang berusia 17 tahun.
Dedie Rachim menyebutkan, hingga hari ini sudah 29 persen wajib KTP pemula yang telah direkam datanya dari target 22 ribu E-KTP pemula di Kota Bogor.
"Diperlukan perhatian khusus bagi para pelajar yang merupakan para wajib KTP atau pemilik KTP pertama. Alasannya blanko E-KTP semakin hari semakin langka, wajib KTP bagi para wajib ktp pemula karena ketika menginjak 17 tahun mereka masuk kategori orang dewasa yang akan mengurus untuk keperluan SIM, ke Bank, NPWP, paspor dan yang lainnya. Selain itu juga akan masuk dalam kategori pemilih pemula dalam Pemilu Serentak pada tahun 2024 nanti," kata Dedie.
Program jemput bola ini diharapkan memberikan kemudahan bagi para siswa SMA atau sederajat sehingga tidak perlu mengganggu waktu mereka belajar dengan meliburkan diri untuk mengurusnya.
Melalui program ini Kota Bogor mempersiapkan perekaman di sekolah dan pencetakan bagi yang berusia 17 tahun sehingga sangat membantu dan berguna bagi para siswa.
"Alhamdulillah selama program ini berjalan respon para siswa bagus. Walaupun pada awalnya para siswa belum menyadari pentingnya identitas pribadi, Dengan sosialisasi yang penyampaiannya disesuaikan kondisi para pelajar, akhirnya mereka sadar akan pentingnya proses perekaman KTP ini sebagai faktor legalitas kependudukan," jelas Dedie.





