JAKARTA (BJN) - Pendiri PRIMA DMI Muhammad Natsir Zubaidi, menyampaikan pidato inspiratif pada Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) Perhimpunan Remaja Masjid Dewan Masjid Indonesia (PRIMA DMI) di Gedung DMI Pusat, Jakarta, Sabtu 6/7/2024.
Acara tersebut dibuka dengan lagu 'Dari Sabang Sampai Merauke' yang dipimpin oleh Muhammad Natsir Zubaidi, mengenang perjalanan panjang sejarah bangsa Indonesia.
Dalam pidatonya, Natsir Zubaidi mengingatkan kembali masa-masa ketika Presiden Pertama RI, Bung Karno dan Bung Hatta, meresmikan makam Ronggowarsito dan Pabrik Tekstil, serta bagaimana Partai Komunis Indonesia (PKI) mendominasi Jawa Tengah pada waktu itu. Beliau menegaskan pentingnya remaja masjid untuk mencapai prestasi, bukan hanya mencari prestise, serta kebutuhan manusia untuk berafiliasi dan mencapai kekuasaan, seperti yang dijelaskan oleh seorang profesor dari Harvard University.
Natsir Zubaidi juga menyoroti berbagai tantangan luar biasa yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini. Beliau optimis bahwa Prabowo dan Gibran mampu melanjutkan kepemimpinan bangsa Indonesia dengan model kepemimpinan yang transformatif, take and give.
Beliau menekankan pentingnya prinsip “tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah” dalam kepemimpinan.
Sebagai seorang jurnalis otodidak, Natsir Zubaidi memiliki pengalaman wawancara dengan tokoh-tokoh seperti Bapak Emil Salim dan Tarmizi Taher. Beliau juga berkontribusi dalam Majalah Suara Masjid, menulis di Panji Masyarakat, dan menyusun pidato untuk Alamsjah Ratu Prawiranegara.
Beliau mengingatkan pentingnya orientasi pada masa depan, menghargai waktu, serta kesiapan menerima pengalaman baru dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0 dan Artificial Intelligence (AI).





