BOGOR (BJN) -  [Mata Pena - Insiden pemerasan dan kekerasan oleh sekelompok oknum preman terhadap seorang perempuan berinisial N di Kota Bogor belum terungkap. Insiden tersebut terjadi pada hari Sabtu, 8 Februari 2025 di kawasan Pasar Bogor, jalan Surya Kencana, Kecamatan Bogor Tengah, Sabtu (8/2/2025).

Korban yang merupakan putri dari ketua organisasi masyarakat (Ormas) lokal di Kota Bogor, sudah melaporkan insiden yang terjadi terhadap dirinya kepada pihak Aparat Penegak Hukum (APH).

"Sampai detik ini, saya belum dapat informasinya," ucapnya.

iklan sidebar-1

Dudi Mahdi, selaku orangtua korban dan ketua organisasi masyarakat (Ormas) Benteng Bogor Raya (BBR) mengintruksikan anggotanya agar tidak terprovokasi dan harus bisa menahan diri, serta menunggu proses penyelidikan oleh APH. 

Denis Martius selaku saksi dan pendamping ketua BBR, menginformasikan kepada kawan-kawan BBR proses hukum masih berjalan dan APH dalam penyelidikan hingga pukul 01.00 WIB dini hari. (10/02/2025)

"Kita tunggu informasi selanjutnya dari ketua LBH POSBAKUM Garda Prabowo, Rohmat Selamat S.H., M.Kn. selaku Kuasa Hukum Kita." Tegasnya.

Razes Morgan selaku perwakilan pengurus BBR angkat bicara, dia beserta kawan-kawan yang lain akan mengikuti arahan ketua BBR, meskipun batas waktu yang ditetapkan APH sudah lewat, Ujarnya.