JAKARTA (BJN) - Setelah sebelumnya Ketua Panitia Pemilihan FORWAMA 'Abal-abal' Jimmy Endey menebar isu rasis pasca pemilihan pengurus Forum Wartawan Mahkamah Agung RI - FORWAMA, kini giliran Ketua FORWAMA 'Abal-abal', Emil Simatupang ikut menebar isi rasis berbau SARA (suku, agama, ras, dan antar golongan).

Pernyataan Emil Simatupang di grup chat aplikasi WhatsApp itu sengaja direkam dengan screen shoot atau layar tangkap kamera selular oleh Ketua Panitia Jimmy Endey dan diteruskan ke wartawan melalui pesan WhatsApp, termasuk kepada Ketua Umum DPP Serikat Pers Republik Indonesia, Hence Mandagi pada (22/5/2023). 

Jimmy Endey bahkan menambahkan keterangan pada foto tangkapan layar tersebut bahwa kalimat yang ditulis Emil Simatupang tersebut lebih parah dari yang beredar sebelumnya.

Sebelumnya marak diberitakan, Ketua Panitia Pemilihan Jimmy Endey lebih  dulu menebar isu rasis berbau SARA  pasca muncul penolakan hasil pemilihan Ketua  FORWAMA yang dinilai 'abal-abal' dan ilegal karena hanya dihadiri belasan wartawan dari 300  wartawan peliput di MA.

iklan sidebar-1

Jimmy Endey yang berpotensi menjadi terlapor akibat perbuatannya menebar isu rasis dan ujaran kebencian, rupanya tak mau sendirian dituding rasis.

Foto tangkapan layar atas komentar rasis Emil Simatupang sengaja dikirim Jimmy ke Ketum SPRI Hence Mandagi  dan meminta agar masalah tersebut perlu dikonfirmasi (kepada Emil Simatupang).

Selain Jimmy, komentar Emil Simatupang di grup WhatsApp tersebut juga dibuat tangkapan layar oleh Soegiharto Santoso dan dikirim ke Ketum SPRI Hence Mandagi.

Menanggapi hal itu, Ketum SPRI Hence Mandagi mengaku prihatin atas peristiwa pemilihan FORWAMA yang seharusnya menjadi forum silaturahim wartawan MA untuk menyampaikan informasi yang berkualitas kepada masyarakat  pembaca  dan pemirsa. "Isu rasis dan ujaran kebencian justru mencederai semangat  kebersamaan  FORWAMA oleh oknum-oknum yang ambisius dan menghalalkan segala cara demi mempertahankan eksistensi dan pengakuan publik," ujar Mandagi melalui siaran pers yang dikirim ke redaksi, Selasa (23/5/2023).