(ENTIS SUTISNA, S.Pd, MM
Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bogor)

BOGOR (BJN) - Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Bogor melaksanakan berbagai upaya strategis antara lain peningkatan produksi, mekanisasi pertanian, hingga modernisasi penyuluhan dan digitalisasi pelayanan publik. Hal ini menjadi momentum penting bagi sektor pertanian Kabupaten Bogor dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung prioritas pembangunan daerah. 

Sejumlah kegiatan unggulan dilaksanakan secara kolaboratif antar berbagai instansi meliputi kelompok tani, perangkat daerah lintas sektoral, pemerintah Provinsi Jawa Barat, maupun pemerintah pusat khususnya Kementerian Pertanian RI. Periode sinergi bagi Distanhorbun dalam mendorong transformasi digital pertanian, peningkatan indeks pertanaman, stabilisasi pasokan pangan, serta pencapaian berbagai prestasi baik di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi di tahun 2025. Hal ini diimplementasikan melalui pelaksanaan panen raya padi, gerakan tanam cabai, penguatan dukungan alat mesin pertanian bagi kelompok tani serta perolehan prestasi/penghargaan.

iklan sidebar-1

Awal tahun 2025 ditandai dengan kegiatan Panen Cabai di Kebun Edukasi Inflasi Distanhorbun. Kebun percontohan yang ditanam sejak Oktober 2024 tersebut menjadi salah satu strategi Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mendukung pengendalian inflasi. Melalui kebun edukasi ini, pemerintah ingin memberikan contoh praktik budidaya cabai yang tepat, menggunakan bibit unggul, pemupukan berimbang, serta penanganan hama terpadu sehingga masyarakat dapat meniru dan mengembangkannya secara mandiri, hal ini ditunjukkan pada gambar 1.


(Gambar 1. Acara Panen Cabai di Kebun Edukasi Inflasi Distanhorbun)

Kepala Distanhorbun, Entis Sutisna, menjelaskan bahwa Kabupaten Bogor memiliki potensi hortikultura yang besar. Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Distanhorbun menyalurkan bantuan paket cabai dan mulsa untuk 12 kelompok tani dengan total cakupan 60 hektar serta memperkuat pendampingan penyuluhan pada tahun 2025. Kebun Edukasi Inflasi juga ditanami komoditas lain seperti padi varietas inpari, jagung, sayuran semusim, ubi Cilembu, hingga tanaman buah dalam pot sebagai model teknologi budidaya bagi masyarakat dan petani.

Halaman:
R
Penulis: Redaksi