(Foto.Sumarno/Redaksi)

BOGOR (BJN) - Banyaknya anggaran yang telah digelontorkan untuk pembangunan Irigasi, diduga justru dijadikan ajang bancakan oleh para Oknum Ketua P3A. Hal tersebut terlihat dari banyak pembangunan Irigasi yang diduga tidak sesuai dengan aturan, mulai pemasangan batu yang tidak menggunakan pondasi, pembangunan tanpa papan proyek hingga pemasangan pondasi dimana air dalam keadaan masih mengalir.

iklan sidebar-1
Tentu saja miris melihat keadaan di lapangan, akan tetapi sangat disayangkan, saat berita miring bermunculan dibeberapa media, justru Ketua P3A merasa bahwa ada Oknum Wartawan yang merecoki pekerjaan mereka, padahal sudah jelas masyarakat ataupun media mempunyai hak untuk melakukan kontrol sosial, hingga berita tersebut mencuat di salah satu media online.

Sesuai dengan kapasitasnya, awak media mempunyai tugas untuk menulis, menganalisis dan melaporkan suatu peristiwa kepada publik melalui media massa secara teratur. Kegiatan jurnalistik dilakukan diberbagai Media Massa seperti Koran, Majalah, Radio, Televisi, juga Media Online. Jurnalis adalah wakil dari suara masyarakat mengenai berbagai kejadian yang ada dan terjadi di masyarakat, apalagi semua itu bersangkutan dengan kinerja yang berhubungan dengan proyek pemerintah, menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) atau Aggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), karena itu merupakan uang rakyat dari hasil pajak yang dihimpun.
Halaman:
R
Penulis: Redaksi