BOGOR (BJN) - Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan Perempuan Indonesia Maju (PIM) Bogor Raya untuk menebar kepedulian sosial. Organisasi perempuan tersebut menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus memberikan santunan kepada 300 anak yatim dan 200 kaum dhuafa dalam program bertajuk “Ramadhan Berbagi Kasih Bersama Yatim dan Dhuafa”, Sabtu 7/3/2026.

Kegiatan sosial yang diinisiasi oleh Bidang Sosial PIM Bogor Raya itu menghadirkan ratusan penerima manfaat dari berbagai wilayah di Bogor Raya. Selain menjadi ajang silaturahmi dan kebersamaan di bulan penuh berkah, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk nyata kepedulian organisasi terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Dalam kegiatan tersebut, para anak yatim dan dhuafa tidak hanya mengikuti rangkaian acara buka puasa bersama, tetapi juga menerima bantuan berupa paket santunan serta goodie bag yang disiapkan oleh panitia dan para donatur. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat serta menambah kebahagiaan bagi para penerima di tengah suasana Ramadan.

Ketua Umum PIM, Lana Koentjoro, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, relawan, serta para donatur yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan sosial tersebut. Ia menilai kebersamaan dalam berbagi merupakan salah satu nilai penting yang perlu terus dijaga, khususnya di bulan suci Ramadan.
“Sangat bangga dan sangat berterima kasih kepada para pengurus panitia yang pada hari ini akhirnya kegiatan Ramadan ini dapat terlaksana kembali,” ujar Lana.
Menurutnya, kegiatan santunan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wujud kepedulian dan empati terhadap sesama, terutama kepada anak-anak yatim dan masyarakat kurang mampu yang membutuhkan perhatian.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat menjadi penyemangat sekaligus membawa kebahagiaan bagi para penerima.
“Semoga pembagian goodybag kepada semua yang hadir bisa membawa semangat penuh berkah,” katanya.
Lana juga menegaskan bahwa kegiatan berbagi seperti ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pengurus, relawan, hingga para donatur, kegiatan sosial diharapkan mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.



