BOGOR (BJN) - Rumah Bersalin Cuma-Cuma Sinergi Foundation dengan bangga mendeklarasikan gerakan tumpas stunting yang dilaksanakan dalam gelaran Mommy Time Festival 2024 yang dilaksanakan pada. 22/12/ 2024, bertepatan dengan hari ibu. Acara ini digelar di Layana Hall Kiara Artha Park Bandung dalam rangka perayaan milad ke 20 tahun Rumah Bersalin Cuma-Cuma.
Gerakan tumpas stunting dinyatakan dalam bentuk simbolis penandatanganan papan deklarasi yang diwakili beberapa pihak diantaranya Dinas Kesehatan Jawa Barat yang juga mewakili PJ Gubernur Jawa Barat, Dinas Kesehatan Kota Bandung, Ikatan Bidan Indonesia Jawa Barat (IBI), Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI), Fakultas Kedokteran UNJANI dan UNISA, Dewan Pembina Sinergi Foundation sekaligus Ketua MUI Kota Bandung, CEO Sinergi Foundation dan Direktur Rumah Bersalin Cuma-Cuma.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat, dr. Vini Adiani Dewi menyatakan bahwa stunting dapat dicegah sebelum melahirkan.
“Di hari ini jangan sampai ada stunting, jangan sampai berat bayi lahir rendah, jangan sampai tidak memberikan ASI eksklusif sampai 2 tahun, dan jangan lupa akhlaknya harus dididik sejak dalam kandungan. Saya ucapkan terima kasih kepada RBC membawa kiprah pencegahan stunting di Kota Bandung dan Jawa Barat” ujar dr. Vini dan dilanjutkan dengan penanda pembukaan acara menggunakan angklung.
Program pencegahan stunting sendiri menjadi salah satu tujuan dari layanan kesehatan gratis di Rumah Bersalin Cuma-Cuma. Layanan yang diperuntukkan bagi ibu hamil dhuafa ini diberikan mulai dari masa kehamilan, hari persalinan, pasca persalinan hingga anak usia 2 tahun. Sehingga ibu hamil dhuafa dapat merawat kesehatan janin tanpa dipungut biaya.
Direktur Rumah Bersalin Cuma-Cuma, dr. Erni Trisnasari mengatakan bahwa lebih dari 50% anak yang lahir di RBC kurang dari 2500 gram diakibatkan kondisi ekonomi ibu hamil dhuafa yang datang dari keluarga pra Sejahtera.






