(Foto.beritajejaring.net)
JAKARTA (BJN) - Beberapa nasabah korban gagal bayar Asuransi Jiwa Kresna (AJK) akhirnya memilih mengajukan upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung RI menyusul putusan sidang Homologasi perkara PKPU No. 389/Pdt.Sus-PKPU/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst, dianggap merugikan nasabah. Salah satunya adalah Soegiharto Santoso, pihak yang mewakili isterinya sebagai pemegang dua polis asuransi Kresna Life, Kamis 25/2/2021 kemarin, resmi mendaftarkan gugatan kasasinya ke Mahkamah Agung RI didampingi pengacara Otto, S.H.
"Kami tentu saja menghormati keputusan PN Jakarta Pusat, namun karena isi perjanjian perdamaiannya tidak berkeadilan maka kami menempuh upaya hukum Kasasi ini sebagai pembelajaran. Terlebih sebelumnya saya sudah berkirim surat sampai dua kali untuk mempertanyakan isi perjanjian dan berharap ada perubahan salah satu pasal saja, tapi semua itu tidak dilakukan, makanya saat ini kami ajukan kasasi", ungkap Soegiharto dalam keterangan pers yang dikirim ke redaksi, Kamis 25/2/2021.
Soegiharto yang juga berprofesi sebagai wartawan ini mengatakan, pihaknya berharap agar pihak nasabah korban Kresna Life yang sudah menyetujui putusan sidang Homologasi agar tetap memberi dukungan atas upaya hukum kasasi yang ditempuhnya. "Jika kasasi ini diterima dan berhasil maka yang akan menikmatinya juga kan semua nasabah. Selain dari itu, jangan ada asumsi bahwa jika ada proses kasasi maka nantinya tidak akan ada pembayaran cicilan dana kepada nasabah. Karena cicilan pembayaran tetap harus berjalan", imbuh Hoky sapaan akrabnya.




