BOGOR (BJN) - SMA Negeri 9 Kota Bogor baru saja menyelesaikan kegiatan Pesantren Ekologi, yang diikuti oleh siswa-siswi SMA Negeri 9 Kota Bogor, Jumat 13/3/2026.

Rini Listari, S.Pd., M.Pd., Kepala Sekolah, saat di wawancara awak media beritajejaring.co.id, memaparkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran lingkungan kepada siswa-siswi.

"Kegiatan ini sangat penting karena lingkungan alam kita harus dijaga. Kami melaksanakan beberapa kegiatan seperti tadabur alam, rantangkanyaah, poek ibu, dan 7 kebiasaan anak Indonesia Hebat, disini juga belajar bagaimana anak anak belajar menghafal dari hadis dan surat Al quran, dan juga tentang pemeliharaan tanaman, untuk rantangkanyaah sendiri siswa siswi memberikan makanan baik yang sudah matang maupun bahan mentahnya untuk diberikan kepada orang orang yg membutuhkan,"paparnya.

Ia juga menjelaskan beberapa kegiatan lainnya yaitu poek ibu setiap harinya dilaksanakan dan ini merupakan program baru gubernur jawa barat, dimana anak anak menyisipkan sapoek seribu dan ada 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.

"Kegiatan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, dimulai dari bangun pagi sampai tidur cepat, mereka membuat vidio bagaimana keseharian mereka dalam beribadah, membantu orang tua, olahraga, kemudian vidio ini merupakan tanda bahwa mereka sudah menerapkan 7 KAIH, " ujar Rini.

Ia juga menjelaskan agenda kegiatan selama bulan Ramdhan ini juga diisi dengan penanaman pohon di halaman belakang sekolah untuk menguatkan tanah agar tidak longsor, pengolahan ecoenzim, siswa diajarkan bagaimana pengolahan sampah seperti kulit buah dicampur dengan gula merah, sehingga menjadi pupuk, disinfektan dan lain sebagainya, juga ada waqaf Alquran yang langsung diberikan ke mushola setempat dan santunan anak yatim piatu.

Rini berharap bahwa kegiatan ini dapat memotivasi siswa-siswi untuk menjaga lingkungan dan menjadi manusia yang bertanggung jawab.

"Menanam pohon hari ini, merawat lingkungan esok hari. Kami berharap apa yang kami tanam ini akan terus tumbuh subur dan bermanfaat bagi lingkungan sekolah dan alam kita," kata Muhammad Zakaria dan Mulyana, siswa SMA Negeri 9 Kota Bogor.
Ditempat yang sama, Ketua Panitia Pelaksana Pesantren Ekologi, Agus Salim, mengatakan bahwa kegiatan ini berbeda dengan pesantren sebelumnya.




