BOGOR (BJN) - Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Bogor menyatakan dukungan penuh terhadap pasangan Dedie Abdu Rachim dan Jenal Mutaqin sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor periode 2025-2030. Dukungan ini bertujuan untuk memperkuat persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman budaya, suku, ras, dan agama di Kota Bogor.
Ketua FPK Kota Bogor, Agus Rustandi, menegaskan bahwa pembauran kebangsaan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah tetapi juga seluruh elemen masyarakat.
Hal ini sesuai dengan arahan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bogor melalui Kepala Bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Sosial Budaya, Ketahanan Ekonomi, dan Agama, Ronny Kunaefi.
Agus menekankan bahwa FPK akan terus mengedukasi masyarakat melalui berbagai program, seperti dialog antarbudaya, seminar, dan lokakarya. Selain itu, FPK juga akan bekerja sama dengan sekolah dan perguruan tinggi untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini.
“Kami berkomitmen untuk menjadi jembatan yang menghubungkan berbagai kelompok masyarakat di Kota Bogor agar tercipta harmoni sosial yang kuat,” ujarnya.
Ia juga berharap adanya kolaborasi antara FPK dan Pemerintah Kota Bogor dalam menciptakan kebijakan yang inklusif serta memperkuat pemahaman masyarakat tentang pentingnya persatuan dalam keberagaman.
Dalam pertemuan dengan anggota FPK, Agus menyatakan harapannya agar kepemimpinan Dedie Abdu Rachim dan Jenal Mutaqin dapat mendukung penuh program-program pembauran kebangsaan.





