BOGOR (BJN) -  Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin bersama rombongan eselon II Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) berkunjung ke Balai Kota Bogor, kehadirannya tak lain untuk bersilaturahmi dengan para perangkat daerah di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Rabu 3/7/2024. 

Pembinaan langsung juga diberikan Bey terutama terkait capaian indikator makro Provinsi Jawa Barat dari Kota Bogor. Selain itu, ada beberapa isu strategis yang berkaitan langsung dengan pemerintah daerah, seperti persampahan, inflasi, pendidikan lewat isu Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dan judi online (judol).

Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari mengatakan, ada beberapa arahan yang diberikan oleh Pj Gubernur Jabar dan menjadi atensi khusus. Dari mulai laju pertumbuhan ekonomi (LPE), pengangguran dan kemiskinan. 

iklan sidebar-1

"Pengangguran pernah mencapai 12 persen, sekarang mulai bounce back 9 persen. Kemiskinan juga pernah sampai 8 persen, sekarang di 6 persen. Kemudian LPE pernah sampai 6,67 dan pernah anjlok, tapi sekarang mulai 5,1 lagi," ujar Hery. 

Selain itu Hery mengatakan bahwa Bey juga memberikan atensinya terkait perundungan yang kerap terjadi di dunia pendidikan. 

"Sekarang perundungan varietasnya sudah macam-macam, dari siswa ke siswa, senior ke junior, bahkan siswa  ke guru juga sudah terjadi. Nah, ini menjadi perhatian di Jawa Barat yang ingin  juga menjadi perhatian di Kota Bogor," ucap Hery.